Tangerang, 2 Juli 2020 - Bapak I Ketut Budi Utama, selaku Supply and Commerce Director, PT Telkom Akses, melakukan kunjungan kerja ke PT Sinarmonas Industries dan melihat gudang stok penyimpanan, serta proses pemasangan aksesoris dan pengemasan produk kabel fiber optic merek Ficomm yang dipasarkan oleh PT Sinarmonas Industries.
PT Sinarmonas Industries sudah dipercaya sebagai mitra oleh PT Telkom Akses sejak lebih dari 7 tahun. Pada tahun 2019 lalu, PT Sinarmonas Industries juga sempat mendapatkan penghargaan sebagai Mitra Material (Aksesoris) Terbaik Periode Semester 1 Tahun 2019, dari PT Telkom Akses.
Sebagai produsen dan juga distributor kabel fiber optic, PT Sinarmonas Industri memiliki banyak pengalaman dalam menangani proyek klien, termasuk dalam pengembangan infrastruktur komunikasi untuk mendapatkan kecepatan transmisi data yang maksimal.
Selain mengedepankan pelayanan yang terpercaya dan produk berkualitas, PT Sinarmonas Industri juga selalu terbuka untuk menerima masukan dari klien guna memenuhi semua kebutuhan infrastruktur komunikasi yang diinginkan.
Memasuki tahun ke-15 perjalanannya, Jembo Cable Bimasakti Racing Team UGM terus menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan juga dapat diwujudkan melalui inovasi, riset, dan keberanian untuk menciptakan teknologi. Pada 17 Agustus 2026, tim ini dijadwalkan melakukan grand launching mobil Formula Student hybrid generasi terbaru yang dipersiapkan untuk menghadapi Formula SAE Italy 2026. Mobil tersebut menjadi mobil hybrid pertama Bimasakti yang akan dibawa untuk berkompetisi di ajang Formula SAE Italy.
PT Sinarmonas Industries bersama unit-unit usahanya menegaskan komitmen untuk terus membangun kemitraan yang saling menguntungkan. Perusahaan tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pada pendampingan teknis, layanan purna jual, serta pengembangan kapasitas mitra.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Organisasi Riset Tenaga Nuklir (ORTN) bekerja sama dengan PT Sinarmonas Industries melakukan riset pengembangan material isolasi kabel listrik agar lebih tahan terhadap radiasi gamma.
Untuk jenis kabel tegangan tinggi saja, tercatat mencatat kapasitas terpasang pabrikan di Indonesia mencapai 3.600 Km per tahunnya.
Di acara yang mengusung tema Strengthen ICT Business in Era Industri Revolusi 4.0 ini diikuti oleh semua anggota Dewan Pengurus Daerah Apnatel dari seluruh Indonesia
Fiber optik saat ini sangat dibutuhkan dalam menunjang kemajuan teknologi yang sangat pesat.