close Beranda Tentang Kami Produk Informasi
Berita Blog
Kontak Karir
sinarmonas

Blog

Kabel UTP (Unshielded Twisted-Pair)

Kabel UTP (Unshielded Twisted-Pair)

01 Agustus 2021

Di era digital seperti saat ini, sangat dibutuhkan suatu media yang bisa menyalurkan data-data informasi dan komunikasi yang cepat dan efisien. Untuk media transfer data dan komunikasi sangat diperlukan suatu media penghubung yaitu Kabel Data, dimana salah satu dari kabel data tersebut adalah kabel UTP (Unshielded Twisted-Pair).

Jaringan kabel data, baik analog maupun digital, dapat dianalogikan persis seperti jalur pipa PDAM sebagai jaringan penyalur air. Logikanya semakin besar volume air yang akan disalurkan, semakin besar pipa yang harus disediakan. Karena kita semua paham bahwa secara teori, pipa besar dapat menyalurkan volume air yang besar pula.

Namun ada satu lagi pemahaman penting yang menarik untuk dicermati. Dalam jaringan data, jika ada satu titik saja dalam sirkuit atau network yang bermasalah, maka biasanya keseluruhan sirkuit atau network tersebut akan terpengaruh. Dalam contoh analogi saluran air, jika Anda memiliki pipa berukuran 4' yang menyalurkan air dari satu titik ke titik lain, air akan mengalir dengan stabil dalam jarak yang jauh. Namun jika air mengalir beberapa meter melalui pipa berukuran 4’, kemudian ada bagian kecil yang dipersempit menjadi berukuran 1 , maka otomatis output air yang diterima oleh ujung yang lain dari pipa hanyalah sebesar volume air yang dapat melewati pipa 1", kemudian bahkan setelah selanjutnya diperbesar kembali menjadi 42, demikian juga halnya dalam jaringan.

Unshielded twisted-pair (disingkat UTP) adalah sebuah jenis kabel  jaringan yang menggunakan bahan dasar tembaga, dengan tidak dilengkapi shield internal. UTP merupakan jenis kabel yang paling umum yang sering digunakan di dalam jaringan local (LAN), karena memang harganya yang rendah, fleksibel dan kinerja yang ditunjukkannya relatif bagus. Dalam kabel UTP, terdapat isolasi satu lapis yang melindungi kabel dari ketegangan fisik atau kerusakan namun tidak seperti kabel Shielded Twisted Pair (STP), isolasi tersebut tidak melindungi kabel dari interferensi elektromagnetik.

Kabel UTP memiliki impendansi kira-kira 100 dan tersedia dalam beberapa kategori (Category) yang ditentukan dari kemampuan transmisi data yang dimilikinya seperti tertulis dalam tabel berikut :

Di antara semua kabel di atas, kabel Enhanced Category 5 (CAT. 5E) dan Category 5 (CAT.5) merupakan kabel UTP yang paling populer yang banyak digunakan dalam jaringan berbasis teknologi Ethernet.

Categori 1

Kabel UTP Category (CAT.1) adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi terendah, yang didesain untuk mendukung komunikasi suara analog saja. Kabel CAT.1 digunakan sebelum tahun 1983 untuk menghubungkan telepon analog Plain Old Telephone Service (POTS). Karakteristik kelistrikan dari kabel UTP CAT.1 membuatnya kurang sesuai bila digunakan sebagai kabel untuk mentransmisikan data digital di dalam jaringan komputer, dan karena itulah tidak pernah digunakan untuk tujuan tersebut.

Categori 2

Kabel UTP Category 2 (CAT.2) adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi yang lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP Category 1 (CAT.1), yang didesain untuk mendukung komunikasi data dan suara digital. Kabel ini dapat mentransmisikan data hingga 4 megabit per detik. Seringnya, kabel ini digunakan untuk menghubungkan node-node dalam jaringan dengan teknologi Token Ring dari IBM. Karakteristik kelistrikan dari kabel UTP CAT.2 kurang cocok jika digunakan sebagai kabel jaringan masa kini. Gunakanlah kabel yang memiliki kinerja tinggi seperti Category 3, Category 4, atau Category 5.

Categori 3

Kabel UTP Category 3 (CAT.3) adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi yang lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP Cotegory 2 (CAT.2), yang didesain untuk rnendukung komunikasi data dan suara pada kecepatan hingga 10 megabit per detik. Kabel UTP CAT.3 menggunakan kawat-kawat tembaga 24-gauge dalam konfigurasi 4 pasang kawat yang dipilin (twisted-pair) yang dilindungi oleh isolasi. Kabel UTP CAT.3 merupakan kabel yang memiliki kemampuan terendah (jika dilihat dari perkembangan teknologi Ethernet), karena memang hanya mendukung jaringan 10BaseT saja. Kabel jenis ini sering digunakan oleh jaringan IBM Token Ring yang berkecepatan 4 megabit per detik, sebagai pengganti CAT.2.

Tabel berikut menyebutkan beberapa karakteristik yang dimiliki oleh kabel UTP Category 3 pada beberapa frekuensi.

Categori 4

Kabel UTP Category 4 (CAT,4) adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi yang lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP Category 3 (CAT.3). Didesain untuk mendukung komunikasi data dan suara hingga kecepatan 16 megabit per detik. Kabel ini menggunakan kawat tembaga 22-gauge atau 24 gauge dalam konfigurasi empat pasang kawat yang dipilin (twisted pair) yang dilindungi oleh isolasi. Kabel ini dapat mendukung jaringan Ethernet 10BaseT, tapi sering digunakan pada jaringan IBM Token Ring 16 megabit per detik,

Tabel berikut menyebutkan beberapa karakteristik yang dimiliki oleh kabel UTP Category 4 pada beberapa frekuensi.

Sumber : KHF ( Majalah Turbo )


Baca juga : Kabel Fiber Optik : Keunggulan, Karakteristik dan Keunggulannya , Kabel Data : Aplikasi, Design dan Proses Produksi Pada Jenis Kabel Data , Fiber optik, kelebihan dan kelemahannya