Mengenal Jenis-Jenis Skun Kabel: DT, DT-T, SC, DTL-1, DTL-2, dan DTL-S

08 September 2026
Mengenal Jenis-Jenis Skun Kabel: DT, DT-T, SC, DTL-1, DTL-2, dan DTL-S

 

Mengenal Jenis-Jenis Skun Kabel: DT, DT-T, SC, DTL-1, DTL-2, dan DTL-S

 

Kalau sudah sering pegang pekerjaan instalasi listrik, pasti lo pernah ketemu yang namanya skun kabel. Bentuknya memang kelihatan sederhana, cuma terminal kecil yang dipasang di ujung kabel. Tapi jangan salah, komponen kecil ini punya peran cukup penting dalam menentukan seberapa baik sambungan kabel ke terminal atau equipment.

Dalam instalasi kelistrikan, kualitas sambungan kabel ngga bisa dianggap sepele. Kabel dengan spesifikasi yang tepat tetap membutuhkan koneksi yang baik agar arus listrik dapat mengalir secara optimal dan instalasi bekerja secara andal.

Skun kabel atau cable lug merupakan terminal yang dipasang pada ujung konduktor untuk menghubungkan kabel dengan terminal equipment, busbar, panel listrik, maupun komponen kelistrikan lainnya. Penggunaan skun yang sesuai membantu menghasilkan sambungan yang kuat, rapi, dan sesuai dengan kebutuhan instalasi.

Namun, skun kabel ternyata memiliki berbagai jenis dan material. Pada aplikasi tertentu, kita ngga hanya menemukan skun tembaga, tetapi juga skun tembaga berlapis timah hingga terminal bimetal yang dirancang untuk menghubungkan konduktor tembaga dan aluminium.

Lantas, apa saja jenisnya dan apa perbedaannya?

Kenalan dengan  Jenis-Jenis Skun Kabel

 

Jenis Skun

Nama

Kategori

Material/Fungsi Utama

DT

Copper Connecting Terminal

Skun tembaga (Copper Lug)

Tembaga, untuk koneksi kabel tembaga

DT-T

Tinned Copper Connecting Terminal

Skun tembaga berlapis timah (Tinned Copper Lug)

Tembaga berlapis timah, membantu ketahanan terhadap korosi

SC

Spy Hole Copper Connecting Terminals

Skun tembaga dengan inspection/spy hole

Tembaga, dilengkapi lubang inspeksi

DTL-1

Copper-Aluminium Connecting Terminals

Skun bimetal Cu-Al

Menghubungkan konduktor tembaga dengan aluminium

DTL-2

Bimetallic Compression Lug CU-AL

Skun bimetal compression lug

Koneksi Cu-Al dengan konstruksi bimetal dan compression

DTL-S

CU-AL Terminal – Dual Hole Type

Skun bimetal Cu-Al dual hole

Koneksi Cu-Al dengan dua lubang baut untuk mounting lebih stabil

 

  1. Skun DT – Copper Connecting Terminal
    Skun DT adalah jenis terminal kabel berbahan tembaga yang digunakan untuk kebutuhan koneksi konduktor pada berbagai instalasi kelistrikan. Material tembaga ini dikenal punya konduktivitas listrik yang baik sehingga banyak digunakan sebagai material terminal. Skun DT dapat digunakan pada aplikasi yang membutuhkan koneksi kabel tembaga dengan terminal atau equipment menggunakan metode pemasangan yang sesuai. 
    Pemilihan ukuran tetap harus disesuaikan dengan ukuran konduktor dan kebutuhan instalasi agar proses crimping dapat dilakukan dengan tepat.
     
  2. Skun DT-T – Tinned Copper Connecting Terminal
    Berbeda dengan DT, Skun DT-T merupakan terminal berbahan tembaga yang mendapatkan lapisan timah atau tinned copperLapisan tersebut memberikan perlindungan tambahan pada permukaan tembaga, terutama terhadap pengaruh lingkungan yang dapat menyebabkan korosi. Karena karakteristik tersebut, skun jenis ini dapat menjadi pilihan untuk aplikasi yang membutuhkan perlindungan permukaan terminal lebih baik.
    Dalam penggunaannya, ukuran skun tetap harus disesuaikan dengan ukuran kabel dan spesifikasi koneksi yang dibutuhkan.
     
  3. Skun SC – Spy Hole Copper Connecting Terminal
    Selanjutnya ada Skun SC atau Spy Hole Copper Connecting Terminal. Secara material, jenis ini masih termasuk dalam keluarga skun tembaga. Hal yang membedakannya adalah adanya spy hole atau lubang inspeksi pada bagian barrel skun. Fitur ini memungkinkan posisi konduktor di dalam terminal dapat diperiksa sebelum proses crimping dilakukan.
    Bagi teknisi, fitur tersebut cukup membantu karena posisi kabel dapat dipastikan sudah masuk dengan benar sebelum terminal dikunci menggunakan proses crimping.
    Selain skun tembaga, terdapat jenis terminal yang dirancang khusus untuk kebutuhan koneksi antara konduktor berbahan tembaga dan aluminium. Kelompok ini dikenal sebagai skun bimetal Cu-Al.
     
  4. Skun DTL-1 – Copper-Aluminium Connecting Terminal
    Skun DTL-1 merupakan Copper-Aluminium Connecting Terminal yang dirancang untuk aplikasi koneksi antara konduktor tembaga dan aluminium. Penggunaan terminal bimetal seperti ini menjadi penting karena tembaga dan aluminium memiliki karakteristik material yang berbeda. Dengan konstruksi bimetal, koneksi antara kedua jenis konduktor tersebut dapat dilakukan menggunakan terminal yang memang dirancang untuk kebutuhan tersebut.
     
  5. Skun DTL-2 – Bimetallic Compression Lug CU-AL
    Skun DTL-2 termasuk dalam kategori bimetallic compression lug CU-AL. Sesuai namanya, terminal ini dirancang untuk kebutuhan koneksi konduktor tembaga dan aluminium melalui metode compression atau crimping. Jenis ini cocok dipertimbangkan untuk instalasi yang memang membutuhkan koneksi antara kedua material konduktor tersebut. Tentunya, pemilihan ukuran dan metode pemasangan harus mengikuti spesifikasi produk serta kebutuhan instalasi.
     
  6. Skun DTL-S – CU-AL Terminal Dual Hole Type
    Kemudian ada Skun DTL-S, yaitu terminal CU-Al dengan konstruksi dual hole type. Karakteristik yang membedakannya adalah adanya dua lubang pemasangan pada bagian terminal. Desain dual hole dapat memberikan opsi pemasangan yang lebih stabil pada aplikasi tertentu, terutama ketika terminal perlu dipasang pada busbar atau equipment dengan konfigurasi baut tertentu.

    Seperti DTL-1 dan DTL-2, DTL-S termasuk keluarga skun bimetal Cu-Al.

Jadi, Apa bedanya dari semua skun ini?

Kalo mau dibuat sederhana, perbedaan utamanya terletak pada material konduktor yang akan dihubungkan.

Skun DT, DT-T, dan SC merupakan keluarga skun tembaga, dengan karakteristik masing-masing pada konstruksi atau perlindungan permukaannya. Sementara itu, DTL-1, DTL-2, dan DTL-S merupakan keluarga skun bimetal Cu-Al yang ditujukan untuk kebutuhan koneksi antara konduktor tembaga dan aluminium.

Jadi, pemilihan skun sebaiknya ngga hanya berdasarkan bentuk atau ukuran. Material kabel, ukuran konduktor, tipe terminal, metode pemasangan, dan kondisi aplikasi juga perlu menjadi pertimbangan.

Cara Memilih Skun Kabel yang Tepat

Sebelum menentukan skun kabel, pastikan terlebih dahulu ukuran konduktor sesuai dengan ukuran barrel skun. Skun yang ngga sesuai dapat membuat proses crimping ngga optimal.

Selanjutnya, perhatikan material konduktor. Untuk koneksi kabel tembaga, skun berbahan tembaga dapat menjadi pilihan. Sementara untuk kebutuhan koneksi antara tembaga dan aluminium, gunakan terminal bimetal Cu-Al yang memang dirancang untuk aplikasi tersebut.

Jangan lupa perhatikan pula tipe terminal dan konfigurasi pemasangannya. Pada aplikasi tertentu, terminal dual hole seperti DTL-S dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai.

Terakhir, pastikan proses crimping dilakukan menggunakan alat dan metode yang tepat sesuai spesifikasi produk. Karena sebagus apa pun skunnya, kualitas sambungan tetap sangat dipengaruhi oleh proses pemasangannya.

Pilih Skun Sesuai Kebutuhan Instalasi

Skun kabel mungkin terlihat sebagai komponen kecil dalam sebuah sistem kelistrikan, tetapi perannya sangat penting dalam menghasilkan koneksi yang baik. Mulai dari DT, DT-T, dan SC untuk keluarga skun tembaga hingga DTL-1, DTL-2, dan DTL-S untuk kebutuhan koneksi bimetal Cu-Al, masing-masing memiliki karakteristik dan fungsi yang perlu disesuaikan dengan aplikasinya.

Karena itu, jangan hanya memilih berdasarkan ukuran. Pastikan jenis material, konstruksi terminal, ukuran kabel, dan kebutuhan proyek sudah sesuai agar koneksi dapat bekerja secara optimal.

Untuk kebutuhan skun kabel dan berbagai produk pendukung instalasi kelistrikan, pemilihan produk dengan spesifikasi yang tepat menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung keamanan, kerapian, dan keandalan sistem kelistrikan.

 

Baca juga : Cara mudah membedakan kabel listrik PLN dengan kabel utilitas lain , Standarisasi pada kabel listrik , 7 Kesalahan memilih kabel listrik yang masih sering dilakukan


 

Ulasan Lainnya

18 September 2026

Kabel Standard RoHS: Keunggulan, Manfaat, dan Pentingnya untuk Industri Kelistrikan

Kenali kabel standard RoHS, keunggulannya, manfaat untuk industri, serta hal penting yang perlu diperhatikan saat memilih kabel sesuai kebutuhan.

04 September 2026

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih PVC Compound untuk Kabel

Cari PVC Compound untuk kabel? Kenali 5 hal penting sebelum memilih, mulai dari fungsi, temperatur, fleksibilitas, konsistensi hingga produsennya.

29 Agustus 2026

FTTH vs Wireless, Mana yang Lebih Cocok untuk Bisnis?

FTTH memiliki stabilitas koneksi karena fiber optic mengirimkan data menggunakan cahaya, sehingga kapasitas transmisinya besar dan relatif tahan terhadap gangguan elektromagnetik. Sementara Wireless itu lebih fleksibel karena pemasangan lebih mudah dan praktis

22 Agustus 2026

Panel Surya Tetap Menghasilkan Listrik Saat Cuaca Mendung

Memasang panel surya itu bukan sekadar pasang panel di atap, lalu selesai. Kita harus tahu kebutuhan energi dan karakteristik lokasi supaya sistem yang dipilih memang sesuai. Dengan perencanaan yang tepat, kondisi cuaca yang berubah-ubah bukan sesuatu yang perlu terlalu dikhawatirkan.

14 Agustus 2026

Masalah yang Sering Muncul pada Lampu Bulb LED

Kenali 5 masalah lampu Bulb LED yang sering terjadi, mulai dari tidak menyala, flickering, cepat rusak, warna cahaya berubah hingga panas berlebih.

07 Agustus 2026

Kabel Tanam Listrik: Solusi Kota Lebih Rapi dan Jaringan Listrik yang Lebih Andal

Pembangunan jaringan kabel bawah tanah merupakan bagian dari upaya membangun kota yang lebih modern, lebih rapi, dan memiliki infrastruktur kelistrikan yang semakin andal menjadikan kota yang lebih tertata, jaringan listrik yang lebih terlindungi, dan pasokan listrik yang semakin andal untuk mendukung aktivitas masyarakat