Hindari Bahaya Kebakaran Yang Disebabkan Oleh Listrik

14 April 2021
Hindari Bahaya Kebakaran Yang Disebabkan Oleh Listrik

Kebakaran merupakan salah satu bencana api besar ataupun kecil yang bisa terjadi akibat ketidaksengajaan atau karena kelalaian manusia, dan dapat merusak atau mengancam kehidupan manusia, kehidupan hewan, kesehatan, dan juga kerugian harta benda.

Menurut data dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta (JakFire), salah satu penyebab utama kebakaran di DKI Jakarta adalah karena korsleting listrik atau hubungan arus pendek listrik. Hingga akhir tahun 2020 saja, JakFire mencatat ada 604 kasus kebakaran yang disebabkan oleh listrik.

 

Baca Juga: Jenis Kabel Yang Cocok Untuk Instalasi Listrik di Rumah

 

Kurangnya kesadaran masyarakat dalam hal pengelolaan instalasi listrik yang baik menjadi penyebab utama terjadinya kebakaran yang disebabkan oleh listrik. Mulai dari penggunaan kabel yang tidak sesuai standar, instalasi yang asal, hingga penggunaan perangkat listrik yang tidak sesuai ketentuan. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menghindari bahaya kebakaran yang disebabkan oleh listrik.

Jangan Tumpuk Stop Kontak

 

Keterbatasan ruang stop kontak kadang membuat seseorang memaksakan satu stop kontak untuk dipasang beberapa stop kontak cabang 3 atau 4 tambahan hingga menumpuk di satu ruang stop kontak. Hal ini sangat berbahaya karena berpotensi menimbulkan korsleting listrik, apalagi stop kontak atau kabel yang digunakan tidak sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).

 

Gunakan Kabel Ber-SNI

 

Pemerintah telah menetapkan SNI wajib pada produk kabel listrik guna melindungi konsumen. SNI pada kabel biasanya tertulis pada lapisan jaket kabel, serta pada label merek kabel. Kabel non SNI saat ini sangat mudah ditemukan, harganyapun jauh lebih murah dari kabel ber-SNI. Tapi perlu diketahui pula, kabel non SNI dapat dijual dengan murah karena menggunakan material yang tidak sesuai standar dan biasanya jumlah lapisan konduktor tembaganya tidak murni, diameter lebih kecil atau lebih sedikit pada kabel serabut, serta lapisan jaket yang terbuat dari PVC lebih rapuh. Hal ini yang menyebabkan kabel mudah korsleting dan terbakar.

 

Gunakan Kabel Sesuai Kapasitas Yang di Butuhkan

 

Selain SNI, pastikan juga selalu memperhatikan ukuran kabel listrik yang digunakan, apakah sesuai dengan beban arus yang akan dilewati atau tidak. Agar lebih aman ada baiknya menggunakan kabel listrik yang mampu dilalui arus dengan daya besar, agar sewaktu-waktu dibutuhkan kita tidak perlu khawatir kabel akan panas bahkan terbakar.

 

Gunakan Pipa Pelindung Kabel

 

Selain menjadikan kabel terlihat lebih rapi, pipa pelindung kabel juga sangat penting digunakan untuk memberikan perlindungan ekstra kepada kabel dari faktor eksternal, seperti gigitan hewan pengerat, terhimpit benda berat, dan faktor lainnya yang dapat merusak kabel. Seperti yang kita ketahui, kerusakan kabel merupakan salah satu pemicu dari korsleting listrik dan juga kebakaran.

 

Gunakan MCB Listrik

 

Miniatur Circuit Braker atau yang lebih dikenal dengan sebutan MCB merupakan perangkat instalasi listrik wajib disebuah bangunan. Alat ini memiliki peranan penting yaitu untuk memutus arus baik secara otomatis ataupun disengaja ketika kita ingin mematikan semua aliran listrik yang terhubung, pengamanan ketika beban listrik berlebih, dan juga untuk memproteksi ketika adanya korsleting.

 

Segera Ganti Kabel Listrik

 

Segera ganti kabel listrik jika ternyata tidak ber-SNI, ganti atau perbaiki kabel listrik yang ternyata rusak sebelum terlambat. Pasalnya masih banyak orang yang tidak peduli akan bahaya dari kabel listrik yang rusak maupun tidak ber-SNI.

Jika kamu membutuhkan produk kabel berkualitas dan ber-SNI, pastikan kamu menggunakan produk Jembo Cable. Untuk informasi lebih lanjut seputar produk Jembo Cable, silakan klik link ini. Untuk melakukan pemesanan produk Jembo Cable, silakan langsung menghubungi kantor cabang kami di link s.id/sinarmonas(Adhi)

 

Baca Juga: Perbedaan Kabel Fire Resistance dan Kabel Flame Retardant

 


 

 

Blog Lainnya

28 Agustus 2026

Mengapa Jaringan Fiber Optik Lebih Stabil Dibanding Kabel Konvensional?

Kabel Fiber Optik atau FO memiliki karakteristik yang berbeda dalam membawa data. Data dikirim menggunakan sinyal cahaya melalui serat optik, sehingga mampu memberikan kapasitas transmisi yang besar dan koneksi yang lebih stabil untuk berbagai kebutuhan jaringan.

18 Agustus 2026

Mengenal Panel Surya dan Cara Kerjanya untuk Kebutuhan Energi Listrik

panel surya atau solar panel merupakan perangkat yang berfungsi mengubah energi dari cahaya matahari menjadi energi listrik. Proses ini terjadi melalui sel photovoltaic (PV) yang terdapat di dalam panel.

03 Agustus 2026

Kabel Listrik Berkualitas Sangat Penting untuk Proyek Kelistrikan

kabel listrik menjadi salah satu komponen utama yang menentukan keamanan, keandalan, dan efisiensi sistem. Mulai dari pembangunan gedung perkantoran, kawasan industri, rumah sakit, pusat perbelanjaan, hingga perumahan, semuanya membutuhkan instalasi listrik yang mampu bekerja secara optimal dalam jangka panjang.

22 Juni 2026

Kabel NYMHY, kabel portable dengan fleksibilitas tinggi

kabel NYMHY digunakan pada instalasi di ruangan kering atau lembap yang tidak terpapar langsung dengan panas berlebihan. Kabel NYMHY sering dimanfaatkan untuk kebutuhan portabel atau peralatan listrik yang sifatnya dapat dipindahkan. Misalnya digunakan pada peralatan rumah tangga, kabel sambungan, hingga instalasi listrik ringan di ruang kantor.

25 Mei 2026

Blackout dan Efek Domino yang Bisa Lumpuhkan Aktivitas Masyarakat

Kasus blackout yang terjadi di Sumatra belum lama ini menjadi pengingat bahwa listrik bukan lagi sekadar kebutuhan rumah tangga

12 Mei 2026

Kabel NYFGbY memberikan perlindungan maksimal, tangguh untuk berbagai kondisi

Salah satu jenis kabel yang sering digunakan untuk kebutuhan instalasi dengan kondisi mekanis yang berat adalah kabel NYFGbY. Kabel ini dirancang dengan lapisan pelindung yang kokoh sehingga mampu bertahan dalam berbagai kondisi, baik di dalam ruangan, luar ruangan, maupun ditanam langsung di dalam tanah.