Praktis! Kelola dan rencanakan pembayaran kebutuhan listrik di rumah Anda.

04 Juli 2023
Praktis! Kelola dan rencanakan pembayaran kebutuhan listrik di rumah Anda.

Dalam kehidupan sehari-hari, listrik telah menjadi kebutuhan pokok bagi rumah tangga. Setiap penggunaan peralatan elektronik di rumah, seperti penerangan, perangkat elektronik dan alat-alat rumah tangga, memerlukan pasokan listrik yang mencukupi. Hal ini dipengaruhi oleh komponen-komponen penentu yang memang sudah ditetapkan oleh negara sehingga kebutuhan pokok ini dapat terpenuhi dengan baik setiap harinya.

Komponen penentu tarif dasar listrik

Untuk mengukur penggunaan listrik dan menentukan jumlah tagihan bulanan, pemerintah dan perusahaan listrik negara (PLN) mengadopsi sistem tarif dasar listrik.  Tarif dasar listrik adalah biaya dasar yang dikenakan kepada pelanggan berdasarkan jumlah pemakaian listrik dalam satu bulan. Untuk keperluan rumah tangga, tarif dasar listrik biasanya terdiri dari beberapa komponen, yaitu

  1. Golongan tarif dasar listrik
    Untuk memperkirakan tagihan listrik yang akan dikenakan, perlu diketahui terlebih dahulu golongan tarif listrik rumah anda. Di Indonesia, ada beberapa jenis golongan tarif listrik tergantung dari batas dayanya, yaitu :
  • R-1/TR 450 VA bersubsidi,  tarif Rp. 415 / kWh,
  • R-1/TR 900 VA bersubsidi,  tarif Rp. 605 / kWh,
  • R-1/TR 900 VA non-subsidi,  Rp. 1.352 / kWh,
  • R-1/TR 1.300 VA,  Rp. 1.444,70 /kWh,
  • R-1/TR 2.200 VA,  Rp. 1.444,70/kWh,
  • R-2/TR 3.500 VA, 4.400 VA, 5.500 VA, Rp. 1.699,53
  • R-3/TR 6.000 VA ke atas,  Rp. 1.699,53.

Rincian  tarif dasar listrik periode Juli – September 2023 di atas dilansir dari pln

  1. Daya masing-masing alat listrik
    Faktor kedua yang akan memengaruhi cara menghitung biaya listrik adalah jumlah alat listrik dan daya yang dibutuhkan masing-masing alat listrik. Setiap peralatan baik untuk penerangan, elektronik dan alat rumah tangga memiliki daya listrik yang berbeda. Misalnya, satu buah kulkas memiliki daya listrik sebesar 250 Watt, satu buah televisi memiliki daya 60 Watt, dan satu buah setrika memiliki daya 350 Watt. Tergantung dari alat elektroniknya, setiap peralatan bisa menggunakan lebih banyak atau sedikit daya listrik. Jadi, pastikan kamu mengetahui daya listrik yang digunakan setiap peralatan elektronik yang ada di rumah anda.
  2. Durasi penggunaan alat listrik.
    Faktor ketiga yaitu durasi penggunaan alat listrik yang turut memengaruhi juga terhadap biaya listrik yang akan dibayarkan setiap bulannya. Semakin lama kamu menggunakan alat elektroniknya, maka semakin banyak pula daya yang dikonsumsi dan semakin mahal biaya yang perlu dibayarkan. Misalnya, satu kulkas dengan daya 250 Watt biasanya dinyalakan selama 24 jam. Maka, 250 Watt dikalikan 24 jam, menghasilkan konsumsi listrik 6000 Watt tiap hari. Jika satu mesin cuci berdaya listrik 350 Watt digunakan selama satu jam dalam satu hari, maka total penggunaan hariannya adalah 350 Watt. Tentunya, setiap rumah tangga memiliki durasi penggunaan yang berbeda-beda. Inilah mengapa tarif listrik yang dikenakan bisa berbeda juga.

 

Cara menghitung biaya listrik

Untuk menghitung tarif dasar listrik, bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu
1. Cara manual, untuk mengetahui biaya listrik yang harus dibayarkan, pertama-tama anda perlu tahu golongan listrik rumah. Kemudian, ketahui cara menghitung pemakaian listrik.
    Berikut langkah-langkahnya:

  • Ketahui golongan tarif listrik rumah tangga anda.
  • Hitung seluruh peralatan elektronik dan jumlah daya listrik yang dipakai masing-masing alat.
  • Buat estimasi durasi penggunaan setiap peralatan listrik.
  • Kemudian, jumlahkan seluruh estimasi penggunaan alat elektronik di rumah anda.

Contoh kasus :
Diketahui pada sebuah rumah tinggal yang termasuk golongan tarif listrik R-1/TR 900VA (non subsidi) memilik peralatan rumah tangga teraliri listrik yaitu 1 buah kulkas dengan daya 320 watt digunakan selama 24 jam/hari, 1 buah mesin cuci 350 watt digunakan 3 jam/hari, 2 buah televisi dengan daya 80 watt digunakan selama 10 jam /hari dan lampu led sebanyak 6 titik dengan daya masing-masing 10 watt digunakan selama 7 jam/hari.

Jawab :
Kulkas              : 1 x 320 x 24 = 7.680 watt
Mesin cuci        : 1 x 350 x 3 = 1.050 watt
Televisi             : 2 x 80 x 10 = 1.600 watt
Lampu LED      : 6 x 10 x 7 = 420 watt
Total                 : 7.680 + 1.050 + 1.600 + 420 = 10.750 watt == 10,75 kWh

Tarif dasar listrik untuk golongan R-1/TR 900VA adalah 1.352 jadi

10,75 x Rp. 1.350 = Rp. 14.532 per hari

Untuk biaya kebutuhan listrik selama 1 bulan yaitu 14.532 x 30 = Rp. 435.960,-

Itulah harga listrik yang perlu kamu bayarkan setiap bulan.

2. Cara menghitung biaya listrik menggunakan aplikasi. Ada yang paling praktis dan sederhana dalam menghitung biaya listrik untuk rumah tangga, anda bisa langsung menggunakan aplikasi SMI Mobile. Tersedia juga hitung TDL untuk keperluan bisnis, industri, pemerintahan & layanan khusus.
Anda hanya perlu menginstall aplikasi SMI Mobile. Pada home pilih menu kalkulator dan pilih Hitung TDL – Rumah Tangga, Input kelengkapan data dari masing-masing peralatan rumah tangga dan tekan tombol hitung, selesai.., biaya kebutuhan listrik bulanan anda sudah tersaji. Langkah selanjutnya, silahkan lakukan pembayaran tagihan listrik tepat waktu dengan cara paling mudah sesuai kebiasaan anda.

 

Kesimpulan

Menghitung tarif dasar listrik untuk kebutuhan rumah tangga memainkan peran penting dalam pengelolaan anggaran rumah tangga. Aplikasi SMI Mobile adalah alat yang bermanfaat dalam menghitung jumlah tagihan berdasarkan penggunaan listrik bulanan. Dengan menggunakan kalkulator pada aplikasi SMI Mobile, Anda akan mendapatkan hasil yang akurat dan memantau penggunaan listrik dengan lebih efisien. Penting untuk selalu memahami tarif dasar listrik yang berlaku di daerah Anda dan menggunakannya dengan bijak untuk mengelola pengeluaran rumah tangga Anda.

 

Baca juga : 10 Tips Hemat Listrik Untuk Rumah Tangga, Cara Sederhana Menentukan Ukuran Penampang Kabel, Metode Penyambungan Kabel Fiber Optik, Tips Membeli Kabel Listrik Yang Berkualitas


 

   

Blog Lainnya

01 September 2026

Mengenal PVC Compound dan Perannya dalam Kualitas Kabel Listrik

Formulasi PVC Compound yang tepat dapat memberikan karakteristik seperti fleksibilitas, ketahanan terhadap panas, kekuatan mekanis, serta ketahanan terhadap kondisi lingkungan tertentu. Karakteristik tersebut perlu disesuaikan dengan jenis kabel dan aplikasi yang dituju.

21 Agustus 2026

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Solar Panel untuk Proyek

Memilih solar panel untuk kebutuhan proyek tidak bisa dilakukan hanya dengan melihat harga atau jumlah panel yang akan dipasang. Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengetahui kebutuhan energi listrik proyek, Data konsumsi listrik, beban puncak, waktu penggunaan listrik, serta karakteristik bangunan yang perlu dianalisis terlebih dahulu

13 Agustus 2026

Tips Memilih Lampu LED yang Terang tetapi Tetap Hemat Listrik

Cari lampu LED terbaik yang terang tetapi tetap hemat listrik? Simak tips memilih lampu LED dengan memahami watt, lumen, warna cahaya, dan efisiensinya.

10 Agustus 2026

Lampu LED untuk Proyek: Jangan Hanya Lihat Terang, Perhatikan 5 Hal Ini

Memilih lampu LED untuk proyek tidak cukup hanya melihat watt. Kenali 5 hal penting seperti lumen, warna cahaya, kualitas, umur pakai, dan IP rating.

06 Agustus 2026

7 Kesalahan Memilih Kabel Listrik yang Masih Sering Dilakukan

Faktanya, masih banyak orang yang melakukan kesalahan yang sama dalam memiilh kabel listrik, baik saat membangun rumah, merenovasi bangunan, maupun mengerjakan proyek skala besar.

06 Juli 2026

Bukan Sekadar Harga, Ini Cara Memilih Kabel Listrik untuk Proyek Skala Besar - Part II

Ketika bangunan mulai beroperasi, sistem listrik akan bekerja setiap hari tanpa henti. Dan kalau ada masalah di kemudian hari, biaya perbaikan biasanya jauh lebih mahal dibanding selisih harga saat awal pembelian.