Pada bagian 1, kita sudah membahas tentang komponen umum penyusun kabel yaitu konduktor, lengkap dengan material, jenis, ciri-ciri serta bentuk-bentuk konduktor. Saat ini kita akan membahas komponen umum penyusun kabel berikutnya yaitu Insulation (pelindung) dan Oversheath (jaket luar). Ada juga komponen-komponen khusus apa saja yang bisa menjadi penyusun pada suatu kabel.
Insulation adalah material yang menjadi pelindung utama konduktor dan sebagai keamanan utama saat melakukan instalasi. Fungsi utamanya adalah mencegah hubungan arus pendek dan melindungi pengguna dari sengatan listrik.
Jenis bahan insulation:
|
- PVC (Polyvinyl Chloride):
|
|
|
- XLPE (Cross Linked Polyethylene):
|
![]() ![]() |
|
- Low Smoke Zero Halogen (LSZH)
|
|
|
- Rubber atau EPR :
|
![]() |
Colour Code Insulation
| System O | System I |
| Kode warna insulasi yang tidak menggunakan warna green-yellow | Kode warna insulasi yang menggunakan warna green-yellow |
|
|
Material terluar yang menjadi pelindung kabel dari dampak lingkungan seperti kerusakan mekanis, air, panas, dan bahan kimia. Oversheat berfungsi juga sebagai penanda dari jenis kabel. Bahan sheath biasanya dari PVC, HDPE (Polyethylene), LSZH atau rubber.
Semua kabel untuk penggunaan di luar perangkat kelistrikan sebagian besar memiliki sheath

Disesuaikan dengan fungsi kabel tersebut
| Nomenclature | |
|
![]() |
| Nomenclature adalah K | ![]() |
| Nomenclature : MT/MGT | ![]() |
| Nomenclature : S |
|
Kabel adalah elemen vital dalam sistem kelistrikan yang tidak hanya berfungsi sebagai penghantar listrik, tapi juga sebagai pengaman sistem. Memahami pengertian kabel, struktur fisiknya, dan kode penamaannya adalah bekal penting bagi masyarakat ataupun pelaku bisnis di bidang listrik. Dengan pengetahuan ini, kita bisa menentukan kabel yang tepat untuk setiap aplikasi, menghindari potensi bahaya, dan mendukung efisiensi operasional.
Penting bagi setiap pihak yang berkecimpung di dunia kelistrikan untuk tidak hanya mengetahui produk yang digunakan, tetapi juga memahami alasan di balik pemilihan kabel tertentu. Semakin dalam pemahaman terhadap kabel, semakin besar kontribusinya terhadap sistem kelistrikan yang aman, efisien, dan berstandar.
Sumber :
Materi Pelatihan Produk Kabel (Bagian 1) – Muhammad Hidayat Furqon (Quality Assurance Dept.)
Tentukan kebutuhan tegangan. Gunakan kabel sesuai dengan tegangan kerja (low, medium, atau high voltage).
Pertimbangkan lingkungan instalasi, apakah kabel akan digunakan di dalam ruangan, luar ruangan, bawah tanah, atau lingkungan basah.
Perhatikan ukuran penampang. Gunakan rumus Arus = Daya / Tegangan untuk menentukan ukuran kabel yang tepat.
Gunakan produk bersertifikat. Pilih kabel yang telah memiliki standar SNI, LMK, atau IEC untuk menjamin keamanan.
Sesuaikan dengan budget dan keandalan. Terkadang harga lebih mahal sebanding dengan keamanan dan umur pemakaian.
Kabel Fiber Optik atau FO memiliki karakteristik yang berbeda dalam membawa data. Data dikirim menggunakan sinyal cahaya melalui serat optik, sehingga mampu memberikan kapasitas transmisi yang besar dan koneksi yang lebih stabil untuk berbagai kebutuhan jaringan.
panel surya atau solar panel merupakan perangkat yang berfungsi mengubah energi dari cahaya matahari menjadi energi listrik. Proses ini terjadi melalui sel photovoltaic (PV) yang terdapat di dalam panel.
kabel listrik menjadi salah satu komponen utama yang menentukan keamanan, keandalan, dan efisiensi sistem. Mulai dari pembangunan gedung perkantoran, kawasan industri, rumah sakit, pusat perbelanjaan, hingga perumahan, semuanya membutuhkan instalasi listrik yang mampu bekerja secara optimal dalam jangka panjang.
kabel NYMHY digunakan pada instalasi di ruangan kering atau lembap yang tidak terpapar langsung dengan panas berlebihan. Kabel NYMHY sering dimanfaatkan untuk kebutuhan portabel atau peralatan listrik yang sifatnya dapat dipindahkan. Misalnya digunakan pada peralatan rumah tangga, kabel sambungan, hingga instalasi listrik ringan di ruang kantor.
Kasus blackout yang terjadi di Sumatra belum lama ini menjadi pengingat bahwa listrik bukan lagi sekadar kebutuhan rumah tangga
Salah satu jenis kabel yang sering digunakan untuk kebutuhan instalasi dengan kondisi mekanis yang berat adalah kabel NYFGbY. Kabel ini dirancang dengan lapisan pelindung yang kokoh sehingga mampu bertahan dalam berbagai kondisi, baik di dalam ruangan, luar ruangan, maupun ditanam langsung di dalam tanah.